Linux Server IWaN RySTiONo on 29 Aug 2007 12:21 pm
Policy Routing
Taken from forum.rtrw.net.
Gw bingung mo kasih judul apa Thread ini, gambarannya gini, misal gw punya koneksi internet dari 2 ISP terus traffic Client VIP mau gw lewatin ISP 2 dan traffic Client Normal mau gw lewatin di ISP 1 (default).
Diketahui :
eth0 = 192.168.1.1 = LAN
eth1 = 1.1.1.2 = ISP1
eth2 = 2.2.2.2 = ISP2
Gateway ISP 1 = 1.1.1.1
Gateway ISP 2 = 2.2.2.1
Client VIP = 192.168.1.100 - 192.168.1.150
Netmask : /24 (255.255.255.0)
Ditanyakan:
Bagaimana agar semua traffic Client Normal bisa lewat ISP 1 dan Client VIP lewat ISP 2 ?
Penyelesaian :
- Buka Console Linux sebagai user dengan hak administrator
- Tambahkan Routing Table untuk ISP2
# echo 1 ISP2 >> /etc/iproute2/rt_tables - Bikin file baru dengan nama multiclient
# vi /etc/multiclient - Tekan tombol Insert untuk mulai mengedit file tsb
- Isi file tersebut seperti dibawah ini :
# Tambahkan default route
route add -net 0.0.0.0/0 gw 1.1.1.1
route add -net 0.0.0.0/0 gw 2.2.2.1 metric 2 dev eth2# Disini, Paket dari Client VIP akan di tandai dengan tanda “1″
/sbin/iptables -A PREROUTING -t mangles -i eth0 -p ALL -m iprange –src-range 192.168.1.100-192.168.1.150 -j MARK –set-mark 1# Tambahkan rule di routing table ISP2
ip route add default via 2.2.2.1 dev eth2 table ISP2# Disini rule akan membaca dari table mangle, paket mana yang ditandai “1″
# dan apabila benar (paket ditandai) maka akan dilewatkan di routing
# table ISP2 bukan di default (ISP1)
ip rule add from all fwmark 1 table ISP2Tekan tombol escape (esc)
Ketik “:wq” (tanpa tanda kutip) kemudian enter - Buat file multiclient dapat dieksekusi
# chmod 775 /etc/multiclient - Masukkan ke rc.local supaya setiap reboot file multiclient dijalankan.
Untuk mengecek apakah sudah berhasil, trace route dari Client VIP dan lihat apakah route lewat ISP2 …
Semoga berhasil, mohon dibetulkan kalo ada yang salah …
Terima kasih,
on 12 Oct 2007 at 2:17 am 1.deni said …
boss kalau aq punya 2 adsl connection trus aq sebarin di lan biasa aja ( ie: client warnet ) trus harus pake table manggle pa ngga ??
sama skalian di sistem fail over gitu bisa ngga ya omm??
mohon pencerahan nya maklum oot…
on 31 Oct 2007 at 12:06 pm 2.IWaN RySTiONo said …
Mangle untuk marking packet diperlukan kalo emang di-split routing. Misal 10 client, yang 5 pake line 1 trus yang 5 lagi pake line 2.
Kalo failover kayaknya aneh kalo masih 1 STO. Kalo mati satu kan mati semua je. Kalo 2 ISP yang berbeda di failover sih gpp.